Bagian Data Ekonomi di portal Coretax DJP mencatat cara Anda menghitung pembukuan, sisi penghasilan, dan KLU utama. Langkah ini penting agar sistem mengenali profil aktivitas dan kewajiban pajak. Panduan ini merangkum prosedur sesuai pola formulir pendaftaran NPWP 2026, mengingat nama tombol dan label dapat sedikit berbeda per bahasa antarmuka (Indonesia / Inggris).
Konteks awal pendaftaran: cara daftar NPWP online dan aktivasi akun Coretax.
Konfigurasi Awal Pembukuan
Sebelum memasukkan sumber penghasilan, isi dulu kerangka pembukuan wajib pajak.
Metode pembukuan (Bookkeeping Method)
Pilih salah satu yang sesuai fakta hukum dan skala Anda (biasanya tiga opsi berikut):
- Laporan Keuangan berbasis kas (cash basis): pencatatan mengikuti kas masuk dan keluar.
- Laporan Keuangan berbasis akrual (accrual basis): pendapatan dan biaya diakui menurut prinsip akrual (umum dipakai pengusaha yang lebih besar atau yang diwajibkan standar tertentu).
- Pencatatan sederhana: pembukuan ringkas sesuai ketentuan bagi wajib pajak yang memenuhi syarat memakai pencatatan sederhana.
Periode buku (Bookkeeping Period)
Tetapkan tahun buku. Standar yang sering dipakai adalah 01โ12 (Januari sampai Desember). Sesuaikan jika Anda memakai tahun buku khusus sesuai izin atau ketentuan (jika opsi tersebut tersedia di formulir).
Menambah Sumber Penghasilan
- Gunakan tombol Tambah / Add untuk menambahkan baris aktivitas ekonomi. Anda dapat menambahkan lebih dari satu sumber penghasilan.
- Wajib menunjuk tepat satu sumber sebagai KLU utama (main KLU) untuk keperluan klasifikasi utama di sistem.
Rujukan memilih KLU: panduan kode KLU.
Isian per Kategori Sumber
Kolom yang muncul bergantung pada jenis sumber penghasilan (source of income) yang Anda pilih. Ringkasan umum:
Karyawan (Employee)
- Kode KLU / Economic code, misalnya Z5000 sering dipakai untuk karyawan swasta (sesuaikan dengan pekerjaan Anda dan petunjuk DJP).
- Nama tempat kerja (workplace).
- Penghasilan per bulan / rentang penghasilan sesuai format di layar.
Profesional / pekerja bebas (Professional)
- KLU yang sesuai dengan profesi.
- Nama merek / usaha (trademark / nama bisnis) jika relevan.
- Omzet atau penghasilan bulanan dan omzet bruto tahunan (yearly turnover) bila diminta.
- Izin usaha dan tanggal penerbitan jika ada (business license).
- Jumlah tenaga kerja jika berlaku.
Usaha / wirausaha (Business activities)
- Secara umum membutuhkan set data serupa dengan profesi: KLU, merek dagang, omzet tahunan, izin, jumlah pekerja, dan field terkait usaha lain yang ditampilkan formulir.
Lainnya (Others)
- Untuk penghasilan yang tidak masuk kategori di atas; isi omzet, lokasi, atau field sejenis sesuai pertanyaan di layar.
Simpan, Centang KLU & Next
- Klik Simpan / Save agar setiap entri masuk ke tabel ringkasan Data Ekonomi.
- Langkah kritis: pada tabel ringkasan, Anda harus mencentang secara manual kotak verifikasi (checklist) di kolom terkait KLU yang difungsikan sebagai utama. Tanpa centang ini, sistem umumnya tidak menganggap data lengkap dan tidak mengizinkan melanjut.
- Setelah benar, tekan Selanjutnya / Next untuk menuju bagian berikutnya (umumnya alamat / data lokasi).
Letak Tahap dalam Pendaftaran
Di banyak alur pendaftaran NPWP orang pribadi, Data Ekonomi merupakan sekitar tahap keempat dari rangkaian wizard. Tahap ini membantu DJP membentuk gambaran awal profil risiko dan jenis kewajiban pajak yang relevan setelah NPWP aktif. Selalu simpan tangkapan layar atau nomor permohonan jika disediakan portal untuk arsip Anda.
Butuh verifikasi wajah sebelumnya? Lihat verifikasi biometrik Coretax.
Artikel Terkait
Dengarkan podcast kami
Siap Daftar NPWP?
Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk mendaftar NPWP secara online melalui Coretax DJP.
Panduan Daftar NPWP โ